Akademi Pocil dan PKS Meriahkan Upacara Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80 di Istana Gubernuran Sumbar

  



Padang – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menampilkan pertunjukan Akademi Polisi Cilik (Pocil) dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) pada Upacara Pembinaan Tradisi dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Istana Gubernuran Sumatera Barat, Rabu (1/7/2026).


Penampilan Akademi Pocil dan PKS menjadi salah satu rangkaian yang menarik perhatian para tamu undangan dan peserta upacara.


Dengan gerakan yang disiplin, kompak, serta penuh semangat, para peserta berhasil menunjukkan hasil pembinaan yang selama ini dilakukan oleh personel Ditlantas Polda Sumbar.


Akademi Pocil merupakan program pembinaan karakter bagi anak-anak sejak usia dini melalui pengenalan disiplin, kepemimpinan, etika berlalu lintas, serta rasa cinta kepada tanah air.


Sementara itu, PKS merupakan wadah pembinaan bagi pelajar tingkat SMP dan SMA untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus membentuk generasi muda yang mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan bahwa keikutsertaan Akademi Pocil dan PKS dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80 merupakan bentuk komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.


"Melalui pembinaan Akademi Pocil dan PKS, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kepatuhan terhadap aturan, khususnya dalam berlalu lintas. Mereka bukan hanya belajar baris-berbaris, tetapi juga dibentuk menjadi generasi yang memiliki karakter positif dan mampu menjadi contoh di lingkungan sekitarnya," ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.


Ia menjelaskan, pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya diberikan kepada orang dewasa, tetapi harus dimulai sejak usia dini agar budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan masyarakat.


Menurutnya, keterlibatan anak-anak dan pelajar dalam kegiatan Hari Bhayangkara juga menjadi simbol bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kolaborasi antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan seluruh elemen masyarakat.


"Kami berharap kehadiran Akademi Pocil dan PKS dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak dan pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang nantinya akan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Sumatera Barat," tambahnya.


Dirlantas juga menyampaikan bahwa pembinaan terhadap Pocil dan PKS akan terus diperkuat melalui berbagai program edukasi, pelatihan, serta kegiatan yang melibatkan sekolah dan masyarakat.


Dengan demikian, pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan secara lebih luas dan berkelanjutan.


Penampilan Akademi Pocil dan PKS dalam Upacara Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80 mendapat apresiasi dari para tamu undangan. Kekompakan, kedisiplinan, serta semangat yang ditampilkan para peserta menjadi gambaran nyata keberhasilan pembinaan karakter yang dilakukan Ditlantas Polda Sumbar.


Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program pembinaan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Barat. (**)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.onenewssatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Fitri