PASAMAN BARAT | Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menegaskan komitmennya membangun institusi kepolisian yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga kuat secara spiritual. Komitmen itu terlihat dalam kegiatan Launching “Polisi Mengaji One Day One Khatam Al-Qur’an” yang digelar di Masjid Agung Baitul Ilmi Kabupaten Pasaman Barat.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui zoom meeting tersebut diikuti jajaran kepolisian secara serentak. Namun di Pasaman Barat, kehadiran langsung AKBP Agung Tribawanto bersama para ulama, tokoh masyarakat, dan personel menjadikan suasana terasa lebih hangat dan penuh makna.
Dengan mengenakan seragam dinas lengkap, AKBP Agung Tribawanto tampak duduk bersila bersama personel dan jamaah. Tidak ada sekat antara pimpinan dan anggota. Semua larut dalam lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibaca secara tartil dan khusyuk.
Launching gerakan One Day One Khatam Al-Qur’an ini bukan sekadar agenda rutin. Di bawah kepemimpinan AKBP Agung Tribawanto, kegiatan ini diarahkan menjadi gerakan pembinaan rohani berkelanjutan bagi seluruh personel Polres Pasaman Barat.
Menurutnya, tugas kepolisian bukan hanya soal penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga menjaga integritas diri. “Al-Qur’an menjadi pedoman moral dalam setiap langkah pengabdian. Polisi yang dekat dengan kitab sucinya akan lebih bijak, lebih sabar, dan lebih humanis dalam melayani masyarakat,” tegas AKBP Agung Tribawanto dalam sambutannya.
Ia menambahkan, gerakan Polisi Mengaji diharapkan mampu membentuk karakter Bhayangkara yang berakhlak, disiplin, dan berempati terhadap masyarakat. Spirit religius menjadi pondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
Masjid Agung Baitul Ilmi menjadi saksi kebersamaan antara aparat kepolisian dan tokoh agama. Para ulama memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang digagas jajaran kepolisian tersebut. Sinergi ini dinilai sebagai langkah strategis membangun hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
AKBP Agung Tribawanto juga menekankan bahwa pembinaan rohani harus berjalan beriringan dengan peningkatan profesionalisme. Dengan keseimbangan itu, Polres Pasaman Barat diharapkan mampu menjadi institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat. Personel yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga doa bersama. Momentum ini menjadi refleksi spiritual sekaligus penguatan soliditas internal.
Gerakan One Day One Khatam Al-Qur’an menjadi simbol bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai religius dan moral.
Di akhir kegiatan, AKBP Agung Tribawanto berharap program ini terus berkelanjutan dan menjadi budaya di lingkungan Polres Pasaman Barat. Ia meyakini, perubahan besar selalu dimulai dari pembinaan diri.
Dengan langkah ini, AKBP Agung Tribawanto kembali menegaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang komando, tetapi juga keteladanan. Polisi yang kuat iman dan akhlaknya akan semakin kokoh dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Catatan Redaksi:
Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.
TIM RMO

0 Komentar